Tutup Iklan ini
Gambar
Sula

Kabupaten Kepulauan Sula: Harapan Kesejahteraan yang Terabaikan

591
×

Kabupaten Kepulauan Sula: Harapan Kesejahteraan yang Terabaikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

HARAPAN – Sebagai putra daerah yang mencintai tanah kelahiran, saya menyaksikan bagaimana kabupaten kepulauan sula (Kepsul) sejak dimekarkan terus bergulat dengan persoalan yang seharusnya bisa diatasi jika ada kepemimpinan yang benar-benar berpihak pada rakyat.

Potensi yang kita miliki begitu besar—dari sektor kelautan, pertanian, hingga pariwisata. Namun kesejahteraan masyarakat masih jauh dari harapan.

Example 300x600

Janji-janji pembangunan terus diulang setiap kali musim politik tiba, tetapi realitasnya, kita masih berhadapan dengan keterbatasan infrastruktur, layanan kesehatan yang minim, serta akses pendidikan yang belum merata.

Jalan-jalan utama di wilayah ini ( terutama jalan transit antar kecamatan dan jalan dalam kota ) masih dalam kondisi yang memprihatinkan, membuat mobilitas warga terganggu dan menghambat pertumbuhan ekonomi lokal.

Di sektor perikanan, nelayan kita masih berjuang dengan alat tangkap tradisional, sementara laut yang kaya tidak dikelola secara maksimal. Demikian pula dengan pertanian yang belum mendapatkan perhatian serius dalam hal modernisasi dan akses pasar.

Akibatnya, masyarakat Sula terus bergulat dengan ekonomi yang stagnan, padahal daerah ini punya semua potensi untuk mandiri dan maju. Masalah lain yang tak kalah penting adalah pengelolaan anggaran daerah yang sering kali tidak berpihak pada kepentingan masyarakat.

Transparansi dalam penggunaan anggaran masih menjadi pertanyaan besar, sementara kebutuhan dasar rakyat seperti air bersih, listrik stabil, dan layanan kesehatan yang memadai masih menjadi keluhan sehari-hari.

Sula seharusnya tidak menjadi daerah yang hanya “hidup” saat Pilkada atau Pemilu tiba. Kita butuh pemimpin yang memiliki visi jangka panjang, bukan sekadar pemegang kekuasaan yang hanya peduli pada kemenangan politik. Masyarakat harus lebih kritis dalam memilih pemimpin yang benar-benar memiliki komitmen terhadap kesejahteraan rakyat.

Sebagai masyarakat, kita berhak menuntut keberpihakan yang lebih nyata dari para pemimpin yang telah kita pilih. Tidak cukup hanya dengan janji-janji politik, tetapi harus ada tindakan konkret yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kepulauan Sula memiliki potensi besar untuk berkembang, namun tanpa komitmen yang kuat dari pemerintah eksekutif dan legislatif, maka pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat akan terus berjalan di tempat.

Saya berharap ke depan, baik eksekutif maupun legislatif di Kepulauan Sula benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan sekadar mempertahankan kekuasaan.

Keberpihakan eksekutif dan legislatif harus tercermin dalam kebijakan yang pro-rakyat, pengelolaan anggaran yang transparan, serta keseriusan dalam menangani permasalahan yang dihadapi masyarakat. Saatnya kita semua mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah demi masa depan Sula yang lebih baik.

Harapan kita tidak boleh terus dibiarkan terabaikan. Saatnya Sula bangkit, dikelola dengan serius, dan diperjuangkan dengan penuh tanggung jawab. Jika kita tidak bersatu untuk menuntut perubahan, maka keterpurukan ini akan terus berlanjut, dan kita hanya akan menjadi saksi dari janji-janji yang tak pernah ditepati. (/)

Oleh: Mohtar Umasugi

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *