SANANA – Salah satu kepala desa definitif di kabupaten kepulauan sula (Kepsul), diduga lolos seleksi adminitrasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 2. Dia adalah kades wai.u kecamatan mangoli tengah, Fahrul Kedafota.
Berdasarkan informasi yang dipungut media ini, Rabu (19/2/2025) menyebutkan, kepala desa wai.u Fahrul Kedafota menjabat sebagai kades definitif sejak tahun 2021 akhir hingga sekarang (2025 -red).
Padahal, kades wai.u Fahrul Kedafota saat ini aktif melaksanakan tugas sebagai pucuk pimpinan di desa selama 3 tahun lebih, dan tiba-tiba lolos adminitrasi seleksi PPPK tahap 2, dan diduga tidak aktif di instansi manapun.
Diketahui, penerimaan seleksi PPPK tahap 2 diperuntukan bagi tenaga non-aparatur sipil negara (ASN), yang berstatus sebagai honorer dan aktif bekerja di instansi pemerintah daerah setempat.
Termasuk, lulusan pendidikan profesi guru (PPG) untuk formasi guru di instansi daerah. Kualifikasi dasar pelamarnya adalah calon peserta seleksi PPPK harus aktif bekerja minimal dua tahun secara terus-menerus di instansi pemerintah.
Sementara, kepala badan kepegawaian pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) kepulauan sula Fadila Waridin, hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi terkait dengan dugaan kelulusan kades wai.u Fahrul Kedafota di adminitrasi seleksi PPPK tersebut. (red)
























