Tutup Iklan ini
Gambar
Berita

Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah, Sekaligus Wabup Ajak Berdoa Bersama Untuk Aceh Dan Sumatra

259
×

Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah, Sekaligus Wabup Ajak Berdoa Bersama Untuk Aceh Dan Sumatra

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SANANA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) memperkuat langkah antisipasi inflasi menjelang natal dan tahun baru (Nataru).

Sebelum rapat koordinasi (Rakor) berjalan Wakil Bupati Kepulauan Sula Ir. Hi Saleh Marasabessy mengajak seluruh hadirin untuk sejenak menundukkan hati dan pikiran memanjatkan doa bagi suadara-saudara di Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh.

Example 300x600

Yang tengah menghadapi musibah bencana dan ia bahkan menegaskan sebagai satu bangsa, duka mereka adalah duka kita bersama.

Langkah ini dilakukan lewat high level meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diharapkan kestabilan harga dapat terjaga dan pasokan komoditas dalam kondisi aman.

Dalam Rangka Menjaga Stabilitas Pasokan Harga Barang Kebutuhan Bahan pokok masyarakat serta mengantisipasi potensi lonjakan inflasi menjelang hari raya natal 2025 dan tahun baru 2026 diwilayah Kepulauan Sula.

Rakor lintas sektor yang di pimpin oleh Wakil Bupati Kepulauan Sula Ir. Hi Saleh Marasabessy. M.Si di hadiri oleh unsur forkopimda dandim 1510/Sula Letkol Inf Zulfani., S. Sos, Perwakilan Polres Kepulauan Sula, BPS Kepulauan Sula, Asisten II setda Kabupaten Kepulauan Sula Abdi Umagapi dan Pimpinan OPD Terkait.

Dalam arahan Wakil Bupati, meskipun inflasi Kabupaten Kepulauan sua masih berada dalam tren yang relatif terkendali jika dibandingkan dengan kondisi inflasi nasional Namun, kewaspadaan tetap diperlukan.

Mengingat setiap kenaikan harga pangan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) berpotensi menekan daya beli dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

High Level Meeting (HLM) yang digelar hari ini menjadi momentum strategis untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus keterjangkauan harga di Kabupaten Kepulauan Sula Proyeksi neraca pangan tahun 2025 juga menunjukkan bahwa sejumlah komoditas strategis berada dalam kondisi aman.

Antara lain daging ayam, telur, bawang merah, aneka cabai, dan minyak goreng, stok beras, jagung, dan gula pun tercatat dalam kapasitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepulauan Sula.

“Saya menyampaikan kepada TPID Kabupaten Kepulauan Sula agar tetap fokus menggelar operasi pasar atau sidak sebagai upaya maksimal dalam menjaga stabilitas harga. Berbagai langkah konkret harus dilakukan, mulai dari monitoring harga dan stok di pasar rakyat basanohi, dan pertokoan serta penguatan komunikasi publik melalui monitoring harga harian,”harapnya.

Pengendalian inflasi bukan sekadar menjaga angka statistik, tetapi merupakan kerja besar untuk melindungi kesejahteraan masyarakat, menjaga kepastian ekonomi daerah, dan memastikan stabilitas sosial menjelang hari raya.

Wabup berharap TPID Kabupaten Kepulauan Sula terus menjadi tim yang solid, responsif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi, khususnya menjelang tahun 2026. (at)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *