SANANA – Proyek pembangunan Islamic Center yang berdampingan dengan Masjid Raya Al-Istiqomah Sanana Desa Fatce Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang menelan anggaran Rp 9 Miliar lebih diduga terbangkalai.
Berdasarkan informasi yang dipungut media ini, Sabtu (4/04/2026) menybetukan, proyek Islamic Center tersebut diduga menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kepulauan Sula selama tiga tahun berturut-turut.
Buktinya, 2022 lalu Pemerintah Daerah Kepulauan Sula plot anggaran untuk proyek pembangunan Islamic Center senilai Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta) anggaran tersebut dikerjakan oleh CV. Ira Tunggal Bega.
Kemudian, 2023 kembali dikerjakan oleh CV. Ganda Putri Utama dengan anggaran Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar). Dan bahkan 2024 kemarin kembali dikerjakan oleh CV. Rinni Jaya dengan anggaran Rp 5.820.000.000,00 (lima miliar delapan ratus dua puluh juta).
Jika diakumulasikan proyek pembangunan Islamic Center diduga menelan anggaran Rp 9 Miliar lebih. Ironisnya, proyek pembangunan Islamic Center tersebut hingga memasuki 2026 tak kunjung rampung.
Akibatnya, proyek pembangunan Islamic Center yang diduga terbengkalai kini menjadi gedung yang dihiasi oleh rumput-rumput liar. (at)
























